Scroll Untuk Baca Artikel
Jawa TimurNews

Kajian Anak Muda di Surabaya Bertuhan Jadi Kompas Menemukan Arah Hidup

×

Kajian Anak Muda di Surabaya Bertuhan Jadi Kompas Menemukan Arah Hidup

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, idetik.id – Kehidupan anak muda yang penuh pilihan dan tuntutan membuat pencarian arah serta tujuan hidup menjadi hal penting. Di tengah kesibukan mengejar pendidikan, karier, pekerjaan hingga popularitas, hubungan dengan Tuhan dinilai tetap menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan.

Scroll Untuk Baca Artikel
Scroll Untuk Baca Artikel

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam kajian bertema “Sepenting Apa Sih BERTUHAN Buat Anak Muda?” yang menghadirkan Ustadz Nur Fajri Romadhon, B.Sh., M.A. sebagai pemateri.

Dalam kajian tersebut, bertuhan tidak hanya dipahami sebagai identitas keagamaan, tetapi juga sebagai fondasi dalam menentukan arah hidup. Anak muda diajak memahami dari mana manusia berasal, untuk apa hidup dijalani, serta ke mana manusia akan kembali.

Di tengah pengaruh media sosial, lingkungan pergaulan dan tuntutan kehidupan, seseorang sering kali dihadapkan pada pertanyaan tentang siapa dirinya dan tujuan yang ingin dicapai.

Keimanan dapat menjadi pegangan ketika menghadapi berbagai pilihan, termasuk saat mengalami kegagalan. Kesuksesan maupun kegagalan tidak semata-mata menjadi ukuran nilai seseorang.

Sebaliknya, ketika mendapatkan keberhasilan, keimanan juga dapat menjadi pengingat agar seseorang tidak mudah terjebak dalam kesombongan.

Anak muda tetap didorong untuk memiliki cita-cita dan mengejar kesuksesan. Namun, keberhasilan diharapkan tidak hanya berorientasi pada kepentingan pribadi, melainkan juga dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Ada tiga pertanyaan penting yang dapat menjadi bahan renungan, yakni dari mana saya berasal, untuk apa saya hidup, dan ke mana saya akan kembali.

Pertanyaan tersebut diharapkan dapat membantu anak muda menemukan arah ketika menghadapi kebingungan dalam menentukan pilihan hidup.

Pendopo Iman Jadi Ruang Bertumbuh

Semangat tersebut juga dikembangkan melalui Pendopo Iman, yang menjadi bagian dari gerakan Pusat Dakwah Jalan Pelan. Gerakan ini berupaya menghadirkan ruang dakwah yang lebih dekat dengan masyarakat dan generasi muda.

Ustadz Umaier Khaz menjadi salah satu sosok yang aktif dalam membangun ruang dakwah dan pembelajaran tersebut.

Pendekatan yang lebih santai dan terbuka diharapkan dapat membuat anak muda memiliki ruang untuk belajar, bertanya, berdiskusi, serta perlahan menemukan kembali arah kehidupan.

Informasi mengenai kajian dan kegiatan Pendopo Iman dapat diikuti melalui akun Instagram @pendopoiman dan @umaierkhaz.

Perjalanan mendekat kepada Tuhan tidak harus selalu dimulai dengan langkah besar. Bisa dimulai dari satu kajian, satu pertanyaan, satu perenungan, dan satu langkah kecil untuk memperbaiki diri.

Pada akhirnya, yang terpenting bukan hanya seberapa cepat seseorang mencapai tujuan, tetapi ke arah mana kehidupan sedang dijalani.

Redho Fitriyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: EITS......MAU COPAS YA? NULIS SENDIRI DONK !!