

Idetik.id. ||. Kabupaten Bogor, Cibungbulang – Diduga memiliki bekingan yang kuat di – belakangnya Pengawas Lapangan (Waspang) Provider MFI mengintimidasi wartawan idetik.id untuk menghapus karya jurnalistiknya (berita) yang telah ditayangkan di :https://idetik.id/pemasangan-tiang-dan-kabel-jaringan-internet-didesa-galuga-diduga-ilegal-pengawas-lapangan-provider-fmi-jual-nama-presiden-prabowo-subianto/
Alih – alih ingin melakukan koreksi berita tersebut yang telah ditayangkan idetik.id, Jumat 03 April 2026, waspang berinisial P malahan melakukan intervensi dengan mengintimidasi wartawan agar menghapus pemberitaan via pesan whatsapps – nya Selasa 07 April 2026.
“Kata2 nya juga salah ini bro kemarin saya ngomong semacam program internet rakyat/prabowo bukan program prabowo harga nya 100 perbulan” tulisnya.
pernyataan tersebut semakin dipertegas oleh P didalam pertemuan lanjutan, yang menekankan keinginannya kepada wartawan idetik.id untuk segera menghapus beritanya.
“Perihal pemberitaan yang kemarin, saya ingin pemberitaan yang sudah tayang agar dihapus,” ungkapnya.
Tidak hanya sebatas itu, Ia juga menyebut bahwa mempunyai kekuatan dari Keluarga Besar salah satu O**** sebagai penguatan atas intimidasinya kepada wartawan idetik.id.
“Saya juga bisa aja menggunakan power keluarga besar, apalagi sodara saya sebagai penasehat di salah satu ormas “Tegasnya .
Tentunya dalam hal ini, Upaya mengintervensi terhadap wartawan untuk melakukan penghapusan berita merupakan pelanggaran berat terhadap UU Pers No. 40 Tahun 1999 dan ancaman demokrasi .
Adapun ketika berita dianggap tidak akurat, pihak yang keberatan wajib menggunakan hak jawab atau hak koreksi bukan memaksakan penghapusan berita yang sudah ditayangkan .
Sehingga permintaan tersebut memunculkan persoalan yang serius, mengingat tindakan itu dinilai berpotensi mencederai prinsip prinsip kebebasan pers yang dijamin oleh undang-undang .
Ketika Berita Ini Tayang Kami Masih Melakukan Upaya Konfirmasi Terhadap Pihak Pihak Terkait .
Red*Bayu








