Scroll Untuk Baca Artikel
Kota TangerangNewsPemerintahProvinsi Banten

seorang siswa SMKN 1 Kota Tangerang, harus menjalani pengalaman pahit dan manis secara bersamaan

×

seorang siswa SMKN 1 Kota Tangerang, harus menjalani pengalaman pahit dan manis secara bersamaan

Sebarkan artikel ini

idetik.id | Tangerang Kota – Jingga Jify, seorang siswa SMKN 1 Kota Tangerang, harus menjalani pengalaman pahit dan manis secara bersamaan ketika ia mengikuti kompetisi pencak silat nasional di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tepat satu hari sebelum hari keberangkatannya, Sabtu (27/7/2025), ayahnya pergi meninggalkan Jingga dan keluarga untuk selamanya.

Scroll Untuk Baca Artikel
Scroll Untuk Baca Artikel

Ia pun harus mengambil keputusan berat dalam hidupnya saat itu, ketika memilih antara mengantarkan jenazah ayahnya Minggu (28/7) pagi dan terbang ke Lombok untuk mengikuti kompetisi.

“Dengan raut sedih Jingga jawab memilih tidak ikut menguburkan. Dia tetap komitmen ingin ukir prestasi, dia mau ukir prestasi demi ayahnya, pingin ayahnya bangga,” kata ibunda Jingga

Namun dibalik duka dan kesedihannya itu, Jingga tetap memberikan yang maksimal pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VIII itu.

Prestasi membanggakan ia torehkan dengan meraih 3 medali dari kategori kategori wirupa bercerita, wirama bercerita, narasi bercerita.

Ketika waktunya kembali ke Tangerang, Jingga segera mengunjungi makam ayahnya sambil membawa tiga medali yang telah ia dapatkan.

“Prestasi ini untuk Papa, moga Papa bahagia. Jingga berhasil Pa,” kata Jingga.

Pelatih silat di ISMD Putra Setia yang melatih Jingga, Ruhiyat, juga turut bangga dengan motivasi, tekad, serta prestasi Jingga.

“Kemarin sempet bingung juga, karena kondisi ayahnya meninggal pas banget mau berangkat, tapi itulah Jingga, motivasinya semakin menyala,”

Red”Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: EITS......MAU COPAS YA? NULIS SENDIRI DONK !!