idetik.id | Pagedangan – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kecamatan Pagedangan meninggalkan catatan buruk yang mencoreng jalannya acara keagamaan tersebut. Kelalaian panitia dalam pengelolaan dan penjagaan area parkir roda dua berujung pada hilangnya satu unit sepeda motor milik warga.
Peristiwa kehilangan terjadi di area parkir yang disediakan panitia MTQ. Sepeda motor yang hilang diketahui milik salah satu istri Ketua RW 02 Kampung Tegal Foresta. Kendaraan tersebut merupakan Honda Scoopy warna silver hitam dengan nomor polisi B 6345 JKG.


Menurut keterangan warga, area parkir roda dua tidak dijaga secara maksimal. Tidak terlihat petugas parkir resmi maupun sistem pengamanan yang memadai, meskipun acara MTQ dihadiri oleh banyak pengunjung dari berbagai wilayah.Kondisi ini diduga kuat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan pencurian.
Hilangnya sepeda motor tersebut menimbulkan kekecewaan dan keresahan di kalangan warga, khususnya korban dan keluarga. Mereka menilai panitia MTQ ke-56 lalai dalam menjalankan tanggung jawab dasar, yakni memastikan keamanan kendaraan para pengunjung.


Warga berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius bagi panitia penyelenggara dan pihak terkait. Acara keagamaan berskala besar seharusnya tidak hanya berfokus pada seremoni, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Kasus kehilangan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang, serta panitia MTQ diminta bertanggung jawab dan tidak mengabaikan kejadian yang merugikan warga tersebut.
Red”Team












