idetik.id | Kabupaten Bogor – Praktik pengoplosan gas elpiji di Kampung Wates, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, semakin berani. Puluhan lokasi pengoplosan gas beroperasi secara terang-terangan, menimbulkan dugaan kuat keterlibatan oknum aparat setempat. Lokasi pengoplosan gas ini berada tak jauh dari Kantor Polsek Rumpin, namun tetap beroperasi tanpa gangguan.
Saat awak media berada di lokasi penyuntikan gas, dua orang pria menghampiri mobil awak media dan mengaku sebagai pengurus di lapangan. Mereka adalah Kemet dan diduga satu orang anggota Bravo yang enggan menyebutkan namanya. Kemet bahkan menyebutkan bahwa pemilik usaha pengoplosan gas tersebut adalah Ompong, adik dari Lurah Rumpin.
Sekjen Lembaga Lidik Pro, Teguh Prianto, dan Sekjen Pusat AJNI (Asosiasi Jurnalis Nasional Indonesia), Karno, mendesak Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro untuk menindak tegas para pelaku.


“Kami curiga dengan Polsek Rumpin dan Polres Bogor,” ujar Teguh. “Kami meminta Bapak Kapolda Jawa Barat segera mengevaluasi jajaran di Polsek Rumpin dan Polres Bogor.”
Modus operandi para pengoplos biasanya dilakukan pada malam hari dengan memindahkan isi tabung gas subsidi 3 kg ke tabung berukuran 12 kg atau 50 kg. Gas hasil oplosan tersebut kemudian dijual kembali dengan harga lebih murah dari harga pasaran.
Praktik ini diduga dijalankan secara terorganisir dan mendapat perlindungan dari oknum aparat setempat. Meskipun telah beberapa kali diberitakan oleh media online, aktivitas ilegal ini masih terus berjalan.


“Informasi tentang kampung pengoplos gas di Rumpin ini bahkan telah kami kirimkan ke Kapolri, tetapi aktivitas ilegal ini tetap berjalan lancar,” ungkap salah satu awak media.
Bogor, 24 Maret 2025 – Wartawan gabungan enam media berhasil mengungkap lokasi pengoplosan gas di kebun singkong di Kampung Wates, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin. Para pelaku kabur meninggalkan ratusan tabung gas yang sedang dioplos, dua unit mobil bak Gran Max, dan satu unit Colt Diesel. Mobil-mobil tersebut memiliki plat nomor:
– Gran Max: B 9327 EAG (warna Hitam)
– Colt Diesel:F 9265 FC berwarna kuning
Saat bertemu dengan seorang pengurus yang mengaku bernama Kemet, awak media mendapat informasi mengejutkan. Kemet menyebutkan bahwa pemilik usaha pengoplosan gas tersebut adalah Ompong, adik dari Lurah Rumpin.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, belum memberikan tanggapan resmi terkait temuan ini, meskipun telah beberapa kali di beritakan oleh media Online.
Red”team












