Scroll Untuk Baca Artikel
Kabupaten TangerangNewsPemerintahPresiden IndonesiaProvinsi Banten

16 Tahun Mengabdi di STABN Sriwijaya di PHK Dan Hanya di Beri Santunan Bingkisan Dan Sangat Tidak Manusiawi

×

16 Tahun Mengabdi di STABN Sriwijaya di PHK Dan Hanya di Beri Santunan Bingkisan Dan Sangat Tidak Manusiawi

Sebarkan artikel ini

idetik.id | Kabupaten Tangerang  – STABN Sriwijaya yang berlokasi di dusun Tegal RT02/RW01 Jl.Edutown BSD kecamatan pagedangan, “pa Herman menceritakan kepada awak media pengabdiannya kepada STABN Sriwijaya selama 16 thn dari awal sampai berjalannya STABN tsb melalui perjalanan yang berlika liku beliau pun menceritakan salary yang mula nya hanya 1,7 itu di bagi 3 karyawan sebagai security yang artinya masing masing hanya mendapatkan kurang lebih 566.000 per orang,

salary yang sangat kecil ini pun tidak menyurutkan semangat mereka yang memang sudah berkeinginan untuk mengabdi kepada STABN Sriwijaya akan tetap setelah 16 thn mengabdi Pa Herman merasakan kenyataan pahit yang dia alami karena pemutusan kerja (PHK) secara sepihak oleh STABN Sriwijaya,

Scroll Untuk Baca Artikel
Scroll Untuk Baca Artikel

“Diri nya merasa bahwa usaha pengabdian Pa Herman ini di anggap sudah tidak manusiawi karena hanya di berikan santunan 1 bingkisan dalam tas kantong setelah 16 tahun mengabdi ujarnya”

lalu pa joni rekan kerja pa herman pun menjelaskan kepada rekan media idetik.id bahwa mereka sadar faktor usia dan juga fisik mereka yang sudah tidak layak lagi dan mengikuti prosedur program pemerintah terbukti pa joni melayangkan surat pertimbangan ke STABN Sriwijaya namun tidak ada respon dari pihak STABN Sriwijaya dan akhirnya pa joni pun meminta nasehat kepada rekannya untuk membuat surat menghadap dan lagi lagi tidak ada respon selama 30 hari dari surat menghadap ke pimpinan STABN Sriwijaya,

akhirnya Pa joni pun berinisiatif menayakan surat yang sudah di layangkan tsb melalui aplikasi chat selular atau yang biasa di sebut WA,

dan akhirnya di respon oleh pihak STABN dan Pa joni pun berbincang kepada pihak STABN bahwa dirinya ingin resign di karena kan usia dan fisik nya sudah tidak memungkinkan lagi dan beliau pun berkata bahwa.

“saya mengundurkan diri atas keinginan diri sendiri dan tidak mengajak rekan rekan saya ataupun intimidasi dari pihak terkait”, Pihak STABN pun memberikan sebuah undangan di hari jumat tepatnya tgl 3-1-2025 ada kerja bakti dan upacara.

selain pa Herman dan pa joni ada 3 rekan mereka yang juga ikut di PHK yakni Denarto,Rusdianto, dan hanya DWI sebagai OB, Pa joni pun memberikan klarisifikasi isi dari tas kantong tsb yaitu berupa sepatu,baju,tas kecil, teh pucuk dan amplop di dalamnya berisi uang tunai seratus ribu.

sampai saat ini belom ada klarisifikasi dari pihak STABN Sriwijaya terkait masalah PHK tsb yang menurut pa joni sangat tidak manusiawi mengingat pengabdian mereka selama 16 thn tsb hanya di hargai 1 bingkisan, pa joni dan pa herman dan juga 3 rekan mereka berharap agar hak hak mereka bisa di penuhi oleh pihak STABN sriwijaya sesuai peraturan PHK pemerintah yang berlaku pungkasnya”

Red”Suganda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: EITS......MAU COPAS YA? NULIS SENDIRI DONK !!