Scroll Untuk Baca Artikel
Kabupaten Bekasi

Pengajian Malam Jumat Majelis Allah di Ponpes Al-Jailani Firdaus, Jamaah Berdatangan dari Berbagai Daerah

×

Pengajian Malam Jumat Majelis Allah di Ponpes Al-Jailani Firdaus, Jamaah Berdatangan dari Berbagai Daerah

Sebarkan artikel ini

BEKASI, idetik.id – Pengajian rutin Majelis Allah kembali digelar setiap malam Jumat di Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus, Kampung Bojong Santri RT 005/004, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Kamis (3/9/2026).

Scroll Untuk Baca Artikel
Scroll Untuk Baca Artikel

Kegiatan keagamaan yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga sekitar pukul 00.00 WIB tersebut diikuti jamaah dari berbagai daerah. Mereka datang tidak hanya dari wilayah Kabupaten Bekasi, tetapi juga dari Karawang, Subang, Cianjur, Bogor, Tangerang dan sejumlah daerah lainnya.

Pengajian tersebut dipimpin oleh Pimpinan Majelis Allah sekaligus pendiri Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus, Aang Oki Firdaus.
Dalam kegiatan rutin tersebut, jamaah mendapatkan sejumlah materi keagamaan yang meliputi tawasulan, Mahalul Qiyam, tauhid, fikih, serta kajian Kitab Al-Hikam.

Sejumlah tokoh dan ulama turut menyampaikan materi kajian, di antaranya Buya Ahmad, Ustadz Atep Mubarok, KH Nur Ali dan Gus Ahmad. Sementara itu, kajian Al-Hikam disampaikan langsung oleh pendiri Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus, Aang Oki Firdaus.
Rangkaian pengajian berlangsung dalam suasana khidmat.

Jamaah mengikuti setiap materi yang disampaikan sebagai bagian dari upaya memperdalam pemahaman agama, memperkuat ketauhidan serta meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Landasan Al-Qur’an tentang Majelis Ilmu dan Mengingat Allah
Kegiatan pengajian dan majelis ilmu memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam. Al-Qur’an mendorong umat Islam untuk senantiasa mengingat Allah dan memperdalam ilmu agama.

Salah satunya terdapat dalam QS. Al-Mujadilah ayat 11, yang menjelaskan bahwa Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu.
“…Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”
Ayat tersebut menjadi salah satu landasan penting mengenai keutamaan iman dan ilmu.

Menghadiri majelis pengajian dapat menjadi sarana bagi umat untuk belajar, memperbaiki pemahaman keagamaan dan mengamalkan ilmu dalam kehidupan.

Selain itu, QS. Az-Zumar ayat 9 juga menegaskan perbedaan kedudukan antara orang yang berilmu dan orang yang tidak berilmu. Dalam ayat tersebut Allah berfirman:
“Katakanlah: Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”
Pesan ayat tersebut menunjukkan pentingnya ilmu sebagai bekal manusia dalam menjalani kehidupan. Ilmu agama juga menjadi dasar agar seseorang dapat menjalankan ibadah dan kehidupan sosial sesuai tuntunan Allah SWT.

Sementara dalam QS. Ar-Ra’d ayat 28, Allah menjelaskan tentang ketenteraman hati orang-orang yang beriman melalui dzikir:
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
Nilai tersebut sejalan dengan kegiatan Majelis Allah yang di dalamnya terdapat rangkaian tawasulan, pembacaan Mahalul Qiyam, kajian tauhid dan fikih, serta pembelajaran kitab.

Pengajian rutin tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan mingguan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan pembelajaran bagi masyarakat. Kehadiran jamaah dari berbagai daerah menunjukkan adanya semangat untuk mencari ilmu sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.

Melalui kegiatan tersebut, jamaah diharapkan dapat membawa ilmu dan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh dari majelis untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga, masyarakat maupun lingkungan sekitarnya.

Abie FU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: EITS......MAU COPAS YA? NULIS SENDIRI DONK !!