idetik.id | Kabupaten Bogor – Aktivitas sebuah pabrik es balok di wilayah Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan setelah muncul dugaan penggunaan air sungai sebagai bahan baku produksi es balok.
Dugaan tersebut mencuat berdasarkan hasil penelusuran awak media di lokasi pabrik yang disebut milik seorang bernama Andi.
Saat dikonfirmasi di lapangan, Dedi membantah bahwa produksi es balok menggunakan air sungai. Ia menjelaskan bahwa air yang digunakan berasal dari sumur bor dan menyebut perizinan pabrik telah lengkap.


Namun ketika awak media menanyakan lebih lanjut terkait legalitas usaha, izin operasional, serta dokumen pendukung lainnya, Dedi dinilai tidak dapat menjelaskan secara rinci mengenai pertanyaan yang diajukan.
Dalam proses konfirmasi tersebut, Dedi kemudian meminta kontak salah satu pimpinan redaksi media dengan alasan agar pihak pemilik pabrik es balok dapat memberikan penjelasan langsung terkait perizinan maupun operasional perusahaan.


Masyarakat sekitar berharap adanya pemeriksaan dari dinas terkait guna memastikan kualitas air yang digunakan dalam produksi es balok tersebut aman dan sesuai standar kesehatan.
Selain itu, warga juga meminta adanya keterbukaan informasi mengenai izin usaha dan dampak lingkungan dari aktivitas pabrik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemilik pabrik es balok di Sanja belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan air sungai sebagai bahan baku produksi.
Red”Redaksi












