

Idetik.id. ||. Kabupaten Bogor – Menandai satu tahun kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati H. Ade Ruhandi (Jaro Ade). Momentum ini menjadi ruang evaluasi bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pemuda, terhadap arah pembangunan dan implementasi kebijakan daerah.
Ketua PC SEMMI Kabupaten Bogor, Imam Rahmat Eriansyah, menilai bahwa dalam satu tahun terakhir terdapat sejumlah langkah yang patut diapresiasi. Upaya peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur dasar, serta komitmen membuka ruang kolaborasi dengan pemuda dan masyarakat menjadi sinyal positif bagi kemajuan daerah.
Meski demikian, Imam menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah persoalan strategis yang membutuhkan perhatian serius. Pemerataan pembangunan antarwilayah, penanganan kemacetan, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat dinilai perlu dipercepat dengan kebijakan yang lebih konkret dan terukur.


Menurutnya, peran masyarakat sipil — khususnya organisasi kepemudaan — adalah memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Karena itu, SEMMI Kabupaten Bogor memilih posisi kritis yang konstruktif.
“Kritik yang kami sampaikan merupakan bentuk tanggung jawab moral. Kami ingin pemerintah daerah semakin kuat, kebijakan semakin tepat, dan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Imam.
PC SEMMI Kabupaten Bogor juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperkuat transparansi, konsistensi program prioritas, serta membuka ruang dialog yang lebih luas dengan pemuda sebagai mitra pembangunan. Generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.
Di sisi lain, Imam menegaskan bahwa PC SEMMI Kabupaten Bogor tetap mendukung langkah pemerintah daerah selama berpihak pada kepentingan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat menjadi kunci percepatan kemajuan Kabupaten Bogor.
“Satu tahun adalah fondasi. Kami optimis kepemimpinan Rudy Susmanto dan Jaro Ade dapat menghadirkan lompatan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, dengan catatan ruang evaluasi terus dibuka,” tambahnya.
Melalui refleksi ini, PC SEMMI Kabupaten Bogor berharap tahun-tahun berikutnya menjadi fase percepatan pembangunan yang lebih merata, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menjawab tantangan daerah secara nyata.








